kadang kita terlalu memikirkan yang pergi
sehingga yang masih ternanti tidak terlihat oleh mata hati
kadang hidup ini pasti ada yang hadir dan ada yang pergi,ada yang hadir mengajar kita untuk menjadi lebih baik dan berusaha agi untuk menjadi terbaik dan ada pula yang hadir lalu memilih untuk pergi kerna Allah ingin mengajar kita 'Redha' akan sebuah perpisahan....
banyak perkara kadang menguji kekuatan hati dan emosi,ada yang membuat kita menjadi lemah seakan cerita bahagia hilang entah ke mana,tetapi ada ketika bila waktu berlalu,hari silih berganti,tanpa kita sedar kita dah berjaya melaluinya, sehingga kita mengeluarkan kata kata....
'dulu aku pernah menangis kerna diuji,dan berasa seolah olah tidak mampu menghadapinya tapi tak sangka ujian itu telah berlalu'
percayalah dalam hidup ini memang akan yang ada membuat kita jatuh tersungkur ke bumi tapi itu kerna Allah ingin kita sujud tunduk kepadaNya kerna Allah ingin jauhkan kita dari bersifat melangit.
wahai diri yang kuat, yang comel, yang sentiasa tersenyum walaupun ujian seakan rakan dalam perjuangan......
jangan berputus asa ya,masih jauh perjalanan kita,masih banyak benda yang prlu kita terokai, masih banyak yang perlu kita hadapi
walaupun nanti adalah air mata sebagai teman perjalanan ,tolong jangan berputus asa!!jangan berputus asa!!
masih ada lantai untuk bersujud
masih ada doa untuk tempat meluah
masih ada Allah yang mendengar setiap cerita
masih ada kata kata Allah menjadi pujukkan untuk setiap luka
Biar cerita ini tidak diceritakan yang penting ada Allah yang mengerti....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Ujian❣💌
Semalam sebelum saya masuk tidur, gosok kaki sendiri, ulang ulang dari atas ke bawah, sambil tu cakap dengan mak, "Nabi ayub dulu lag...
-
ARWAH - Sesungguhnya aku akan bercerai dengan alam dunia dan akan bernikah dengan alam barzakh, yang akan meninggalkan rumahku yang sement...
-
Habib Ali Zaenal Abidin al Hamid Biografi AlHabib Ali Zaenal Abidin al Hamid Majlis Ta’lim Darul Murtadza dibimbing oleh Al Habib ...
-
Seorang pemuda bertanya kepada Habib Umar: “Kenapa engkau membiarkan murid-muridmu menundukkan badannya dan mencium tanganmu berbolak bali...
No comments:
Post a Comment